Thursday, October 22, 2009

Kesaksian 2

Setelah Saudara-Saudari bca kesaksian saya yang pertama waktu itu saya masih blum percaya.. nah sekarang saya akan menceritakan kesaksian saya sudah percaya tapi saya belum menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidup saya...
waktu SMP kelas 2 saya da suatu gejala penyakit dan itu saya biarkan dan diobati selama 1 tahun dan msi belom sembuh . akhirnya saya di bawa ke dokter dan dokter kata itu tidak ada apa2..
sehari demi sehari., seminggu demi seminggu, sebulan demi sebulan akhirnya penyakit itu tambah parah dan tidak bsa diobati lagi..(lupa nama penyakitnya = sejenis digigit serangga.. hehe)
akhirnya saya dibawa lagi ke dokter, dan dokter kata "kamu harus di operasi jam 8.30 malam" dan waktu itu saya udah merasa takut, dan berdoa kepada TUhan agar pada waktu operasi tidak terjadi apa2... singkat cerita
dan waktunya telah tiba.. saya dioperasi dan saya melihat dokter mengambil jarum yg lumayan gede sebagai obat bius.. dan saya terus bertanya "dok, itu sakit gak?" kata dokter" ga sakit "
akhirnya saya dikasi 3 suntikkan obat bius.. Trus saya tidak berani melihat ketika dokter sedang operasi kaki saya. dan saya trus berdoa minta bantuan Tuhan... lalu sewaktu dokter lagi operasi dan karena biusnya tidak sampai ke tempat tertentu yg akan di operasi. disitu saya mulai kesakitan (kayak kulit gw tersobek gtu dan sakit sekali) dan di tengah kekhawatiran saya, saya trus berdoa kepada Tuhan. dan akhirnya proses operasi sudah selesai. dan saya pun merasa lega...
Setelah saya menjalani operasi saya bersyukur kepada Tuhan karena Tuhan masih menyertai saya didalam hidup saya.. Coba bayangkan kalao Tuhan tidak menjaga saya mgkn saya tidak akan hidup sampai sekarang ini. ini karena Anugrah dari Tuhan dan saya bsa hidup sampai sekarang.. Tuhan telah menyertai menolong hidup saya...
Semoga teman2 yang membaca blog saya bsa dikuatkan oleh TUhan..Tuhan itu sangat baik .. Dia mengerti setiap masalah kita....
Tuhan memberkati Saudara-Saudari semua...

No comments:

Post a Comment